Perhitungan Nasib Dalam Tanggalan Jawa, Mitoskah?

kalender jawa

kalender jawaMasyarakat Jawa pada umumnya selalu identik bersentuhan dengan mitos, klenik, mistis, weton, penanggalan Tanggalan Jawa, primbon, dan pakem. Ini sudah menjadi pembawaan dari jaman masa kerajaan kuno dengan melegendanya kisah-kisah tokoh supranatural seperti Nyi Roro Kidul, atau Nyi Blorong. Juga banyak kisah legenda lain yang tidak kalah fenomenal yang sudah diceritakan dari jaman ke jaman hingga sekarang. Juga adat-adatnya yang kebanyakan sakral dan harus menuruti pakem. Ancaman sangsi berat akan terjadi bagi masyarakatnya apabila tidak mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam adat asal tanah Jawa ini. Tidak tanggung-tanggung bahkan sampai pada nyawa hukumannya. Kepercayaan yang telah dipegang teguh itu sudah mengakar dan tidak bisa ditolak keberadaannya. Dan Masyarakat menerimanya sebagai simbol pengabdian dan ketaatan.

Mitos Yang Di Emban Tanggalan Jawa

Ada yang bilang sistem penanggalan yang dibawa dalam Tanggalan Jawa merupakan hal yang mitos yang sulit dipercaya kebenarannya. Sistem perhitungan dalam penanggalan Jawa yang dikaitkan dengan weton dan kejawen sudah menjadi isu mistis di kalangan masyarakat. Kitabnya yang juga berisi dapat membaca sifat seseorang dari bulan lahirnya, dipercaya juga dapat menghitung waktu yang tepat kapan warga masyarakat dapat melangsungkan hari besar mereka. Sedangkan di lain sisi, ilmu penanggalan Jawa ditengarai menggunakan sistem perputaran matahari dan waktu matahari terbit dan terbenam. Itulah mengapa penanggalan Jawa dahulu juga dipakai dalam bidang pertanian untuk menentukan masa tanam, masa panen, bahkan juga untuk menentukan jenis cocok tanam bertani yang sesuai dengan waktu-waktu tertentu.

Hanya saja anehnya, di jaman modern ini, penanggalan di dalam Tanggalan Jawa justru lebih dikaitkan dengan hal-hal klenik yang hanya dimengerti oleh kaum-kaum tertentu. Pembawaan kekuatan magis yang diyakini ada dalam sistem penanggalan Jawa sangat dipercaya orang-orang jaman sekarang untuk meramal nasib. Itulah mengapa banyak orang-orang sekarang yang datang ke orang-orang tua yang diyakini memiliki ilmu perhitungan penanggalan Jawa untuk berkonsultasi. Terlepas dari apakah itu mitos atau tidak, penanggalan Jawa sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa yang perlu dilestarikan keberadaannya.

Related posts: